BELAJAR DARI SEEKOR NYAMUK




Masih begitu ingat di malam itu, di depan rumahku  terpaku duduk di kursi bambu hanyutnya diri kedalam lamunan yang begitu kompleks yang sangat tidak beraturan jalannya  lamunanku saat itu, dengan sadar di antara jari tengah dan  telunjuk terselip rokok yang begitu setia menemani lamunan saya  dan   setia pula menggaruk uang saku saya...dan di malam yang benar adanya saat itu sunyi dan sepi hingga larutnya malam ketika itu membawa angin yang tak begitu kencang namun sangat dingin terasa hingga membuatku terbangun dari duduk ku untuk mengambil jaket dan membuat segelas kopi, karena saat itu mataku terbelalak lebar tak mau pejam untuk tidur. berlanjut ku terpaku di depan rumah dengan sambilan menikmati kopi yang membuat suasana sedikit lebih hangat, ku rebahkan tubuhku di kursi mencoba untuk pejam bukan untuk tidur tapi untuk berpikir. yang menjadi pikiranku saat itu tentang kehidupan baik yang sedang ku jalani ataupun yang aku lihat di sekitar ku !! banyak hal yang ingin aku lakukan di dalam hidup ini tentunya agar diri ini bermanfaat bukan hanya untuk diri sendiri,tapi juga orag tua, lingkungan dan masyarakat sekitar  (Sosial), banyak konsep yang teselip dan mungkin berserakan di dalam otak ku untuk merealisasikan hal tersebut. hingga akhirnya terlahirlah sebuah konsep tentang pembentukan organisasi kepemudaan yang di beri nama FPM (Forum Pemuda Mahatma) yang kemudian berganti nama menjadi GEMMAS ( Generasi Muda - Mudi Bersatu ) di mana saya pikir perlu adanya Countur (wadah) sebagai media sosialisasi dengan pemuda pada khususnya dan masyarakat pada umumnya.target utamanya ialah menjalankan kegiatan yang dapat memberdayakan khususnya di kepemudaan karena benar adanya kesenjangan sosial yang di alami oleh geneasi muda di kampung halaman ku begitu sangat besar bukan hanya karena faktor Ekonomi dan pendidikan tapi juga tidak bisanya mendapatkan pekerjaan yang layak membuat keadaan tersebut menurut saya semakin parah di tambah lingkungan yang menyeret sahabat-sahabatku ke arah hal - hal yang negatif ( Miras & Narkoba ) Hemz... itulah sedikit gambaran yang menjadi lamunan ku di malam itu.berlandaskan  tentang kesadaran diri sebagai manusia bahwa kita harus saling nasehat dan menasehati tentang kebaikan dan kebenaran seperti yang terkandung dalam  Surat di bawah ini/Tafsir  :
sedikitpun tidak !! diri ini tidak pernah merasa paling benar dalam menjalankan kehidupan ini,namun hati ini tetap selalu mempunyai keinginan untuk berbuat sesuatu yang bukan hanya untuk diri sendiri tapi jika perlu untuk orang yang berada dekat ku !! amin..... yaa rabbalalaminn..
sepanjang yang anda baca tentang artikel yang saya buat ini mungkin jauh dengan judul yang bertemakan seekor nyamuk !! dan mungkin anda berpikir tidak nyambung dengan alur cerita ??tapi belum sampai disini cerita saya... !! Next : dengan segala pikiran yang merayap masuk kedalam otaku pada malam itu,aku pun tersadar dalam lamunanku hingga aku pun berkata dalam hati bukan seperti ini yang harus aku lakukan. yang harus aku lakukan adalah berbuat/bergerak, bukan hanya berpikir. jika aku hanya berpikir ini hanya akan menjadi hayalan saja,dan untuk mengimplementasikannya aku haruslah berbuat sesuatu bergerak selangkah lebih baik dari pada berdiam diri. namun aku sadar akan rintangan yang harus ku hadapi dalam membentuk sebuah organisasi kepemudaan, rasa cemas  yang terbesar dan yang harus siap untuk di hadapi  ialah tidak diterimanya dengan baik konsep pembentukan organisasi tersebut oleh pemuda khususnya dan masyarakat pada umumnya yang akan di ajak untuk berpartisipasi di dalamnya , saat rasa cemas akan hal itu datang dan di barengi oleh habisnya kopi dan rokok saya pada malam itu ada hal lain yang membuat saya tidak nyaman saat itu, dari rebahku, akhirnya ku terbangun mencari penyebab ketidak nyamanan ku saat itu,dan yang membuatku tak nyaman pada saat itu ialah hadirnya seekor nyamuk  yang bukan untuk menemani ku tapi untuk mengkonsumsi darah ku dengan cara hinggap di atas permukaan kulit tangangku dan sangat berhati-hati mencari tempat untuk menghunuskan tajamnya jarum yang berada di kepalanya untuk mulai menghisap segarnya darahku. secara refleks aku pun menghentakan telapak tangan kananku berharap agar nyamuk yang menggangguku  itu mati mengenaskan !! akhirnya takterelakan lagi bahwa nyamuk yang hinggap di tangan kiriku hancur mati terkena hentakan telapak tangan kananku. setelah melihat tubuh seekor nyamuk yang hancur dengan darah yang keluar hasil dari menghisap darah di tanganku aku pun berpikir sejenak,begitu besar perjuangan se sekor nyamuk untuk bertahan hidup .dalam hidupnya untuk makan saja seekor nyamuk harus siap dengan rintangan yang harus di hadapinya, terlebih rintangan tersebut sangat besar kemungkinan membawanya ke arah kematian, namun karena keberaniannya yang di dasari oleh kebutuhan yang harus dia penuhi dalam hidupnya seekor nyamuk siap mengambil resiko apapun,sekalipun itu harus menghilangkan nyawanya. dari seekor nyamuk itulah aku mendapatkan pembelajaran tentang kehidupan dan saya pun tak pernah takut lagi dalam menjalankan sesuatu di dunia ini, selama itu benar dan tidak berbenturan dengan norma-norma, baik norma agama maupun Norma Negara !! thank u for Nyamuk/Rengit  god bless u !!

Related Post: